Wednesday, June 28, 2017

KULINER PASURUAN: LONTONG KUPANG BU NING KRATON YANG ENAK BANGET



Kali ini ceritanya bukan lagi my trip my adventure, tapi  My Cullinary My Adventure”. Awalnya memang kami berencana ke Surabaya, namun karena sudah terlalu sore maka kami memutar balik kendaraan dan akhirnya tanpa sengaja kami memutuskan untuk menikmati salah satu tempat kuliner Pasuruan yang setiap kali kami pulang dari Surabaya hanya melewati saja tanpa singgah ke tempat ini.

Berlokasi di pesisir pantai utara Jawa Timur, tepatnya di lingkungan Pertigaan Pasar Kraton di Jalan Soekarno Hatta, Kraton, Pasuruan, tempat kuliner enak Pasuruan ini menjadi pemberhentian sementara perjalanan kami. “Lontong Kupang Kraton Bu Ning”, buka mulai pukul 07.00 pagi sampai dengan pukul 10.00 malam.




Kupang
Kupang? Pasti di sebagian benak kita yang belum pernah menikmati makanan ini pasti bertanya-tanya, sebenarnya makanan apa ini?

Jawabnya sama dengan saya di awal-awal menikmati makanan ini, saya pun tidak tahu makanan apa ini, bentuknya kecil-kecil dan ditengahnya terdapat bulatan hitam kecil, dan ketika dinikmati rasanya enak banget khas masakan ikan laut.


Dari beberapa informasi yang saya dapat baik lisan atau pun internet, sebenarnya kupang merupakan salah satu hewan laut yang merupakan satu kelas dengan kerang atau bisa dikatakan sejenis tiram yang berukuran kecil. Hewan ini biasanya hidup dengan cara menempel pada tumuban-tumbuhan laut, dengan ukurannya yang kecil sekitar 3 sampai 5 milimeter menjadikan kupang ini hanya bisa hidup didaerah perairan yang tenang.

Untuk mendapatkan bahan baku lontong kupang ini, kupang diperoleh dengan cara memangkas tumbuhan yang menjadi tempat menempelnya hewan ini, dan para nelayan menangkapnya saat air laut telah surut, dan kupang-kupang yang telah ditangkap ini dimasak dengan cara direbus untuk memisahkan daging dari cangkangnya.


Rahasia Kenikmatan Kuliner Kupang
Dibalik kenikmatannya, terdapat rahasia kecil untuk membuat lontong kupang nikmat ini, ternyata rahasianya terdapat dalam “merebus” kupang. Kupang direbus bersama daun bawang (yang biasannya disebut dengan bawang sentir) dan daun bawang putih sampai matang.

Dan yang menarik, cangkang kupang akan otomatis terlepas, setelah dibiarkan beberapa saat dalam air yang direbus tadi. Baru kemudian, daging kupang dipisahkan dari kulitnya atau cangkang.


Satu lagi, yang menjadi kunci kenikmatan selain cara memasaknya, yaitu “petis”, petis ini merupakan salah satu campuran bahan masakan yang terbuat ikan laut, namun kebanyakan bahan yang dipakai untuk membuat petis ini berasal dari udang yang dipanasi sampai kental, rasanya manis yang khas dan berwarna hitam dan bahkan agak kecoklatan, menjadi ciri khas tersendiri dari petis ini.


Kenikmatan Lontong Kupang
Menikmati lontong kupang, menjadi kenikmatan tersendiri saat mampir di Kota Pasuruan ini, selain kuliner rawon dan menikmati kuliner kupang menjadi menu wajib saat singgah di kota ini.

Menurut saya lontong kupang sebenarnya hampir sama dengan lontong balap, persamaannya terletak pada adanya petis sebagai bumbu penyedap, yang membedakannya, pada lontong kupang, yang pasti terdapat kupang sebagai lauk utama, namun pada lontong balap terdapat kecambah atau taoge yang disajikan diatas lontong dan tahu.


Lontong kupang merupakan sajian kuliner yang terdiri atas lontong dan kupang sebagai menu utama. Lontong kupang ini sangat enak dengan rasa yang luar biasa karena ditambahkannya petis dan kuah, kuahnya pun juga tidak sekedar kuah, namun hasil sari kupang yang telah direbus.

Rasa nikmat pada lontong kupang Bu Ning ini didapat dari perpaduan bumbu serta adanya gorengan irisan bawang putih ditambah dengan cabai yang diulek menjadi satu dalam piring kupang lontong. Sungguh sedap sekali.


Menikmati lontong kupang belum afdol kalau belum ditambah dengan makanan yang satu ini, namanya “lentho”, lentho ini adalah sejenis lauk tambahan yang bahan utamanya adalah singkong, kelapa yang telah diparut, kacang kedelai yang sudah diberi bumbu berupa bawang putih, gula dan garam.

Satu lagi menu tambahan, yang harus dibeli terpisah bila ingin menikmati kelezatannya, yaitu tahu goreng. Sebagai penikmat dan penyuka tahu, saya sangat gembira sekali dengan tawaran tahu dalam menikmati lontong kupang ini. Sederhana namun nikmat.

Satu lagi tambahan makanan yang harus ditambah sebagai pelengkap bila berkuliner lontong kupang ini, yaitu sate kerang. Di “Lontong Kupang Bu Ning” ini, sate kerangnya berbeda dengan lontong kupang lainnya, sate kerangnya lumayan besar-besar, pas dan mantap saat dimulut.

Sebagai penutup hidangan, saya memesan segelas es kelapa muda yang cukup menyegarkan. Sebagai pengusir haus, es ini cukup mengobati mulut yang panas karena rasa pedas lontong kupang. Selain pengusir haus, kelapa muda ini mampu menetralkan racun apalagi buat anda yang alergi makanan laut.


Berada di lingkungan Pasar Kraton, Lontong Kupang Bu Ning ini cukup nyaman sebagai tempat kuliner, sederhana khas warung makan. Tidak banyak yang bisa saya sampaikan dalam tulisan ini tentang tempat Bu Ning ini, yang pasti saat menikmati lontong kupang ini, kami merasa nyaman dan homy dengan tempat ini.

Untuk harga, jangan kuatir kawan, harganya sangat terjangkau, pada saat kami menikmati kuliner ini, per porsi lontong kupang belum termasuk tambahan lauk lainnya dibandrol dengan harga sebesar Rp. 10.000,-. Cukup terjangkau kan?

Jadi jangan ragu lagi, kangen dengan kuliner lontong kupang, cukup kunjungi “Lontong Kupang Bu Ning” ini kawan.


SUMMARY REVIEW

“Lontong Kupang Bu Ning Kraton”
ü  Budget                          : Rp. 15.000 – Rp. 20.000/ orang.
ü  Parkir Kendaraan           : ada
ü  Wifi                               : tidak ada
ü  Cara pembayaran           : Cash Only
ü  Alamat                          : Jalan Sokarno Hatta, Kraton, Pasuruan, Jawa Timur.
ü  No. Telepon                   : 081 – 235 -709 - 351

0 comments:

Post a Comment